Sekolah Dasar Citra Mentari School

Sekolah Dasar Citra Mentari School

Citra Mentari School merupakan Sekolah Dasar modern yang menggunakan kurikulum National Plus. Dengan bimbingan dari guru-guru yang berpengalaman, anak-anak diajak untuk mengembangkan potensi-potensi dasar menjadi pribadi yang unik, cerdas, bermoral, disiplin, peka dan mandiri.


Dengan menerapkan pembelajaran melalui metode Learning by Experiencing, Citra Mentari School membimbing siswa untuk mengembangkan pengetahuan, kepribadian, kedisiplinan, serta inteligensi melalui prinsip-prinsip kepemimpinan yang efektif.

Telah dibuka pendaftaran kelas baru tahun ajaran 2012-2013 untuk jenjang SD kelas 1. Segera daftarkan putra/putri anda. Diskon khusus selama pendaftaran Gelombang Perdana. Hubungi Citra Mentari School di Jl. Gatotan 22-24, Surabaya. Telp.(031) 3555101 – 3555102. Email: citramentari_school@yahoo.com

Growing Kid School Surabaya

Growing Kid School Surabaya

Growing Kid School merupakan sekolah untuk anak usia PG – TK (Playgroup & Kindergarten) dengan menggunakan kurikulum National Plus dimana dalam pembelajarannya kita menggunakan metode creative play yang memberikan anak anda pengalaman pembelajaran yang nyata dalam seluruh aspek perkembangan yang meliputi kemandirian, pengendalian emosi, sosialisasi, komunikasi, cara berfikir serta kemampuan motorik dengan menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan yang efektif. Anak-anak diajak untuk mengembangkan ketrampilan Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Bahasa Indonesia, Math, Science, Computer, Music, Art, Physical Exercise dan Character Building.

Mari bergabung bersama dengan Growing Kid School. Dapatkan promo menarik dari kami untuk pendaftaran hingga Desember 2011. Hubungi Growing Kid School di Jl. Gatotan 22-24, Surabaya. Telp.(031) 3555101 – 3555102. Email: growingkid_school@yahoo.com

Ngafe di Cafe Flexi

Ngafe di Cafe Flexi

Hi Ericovamili, lama saya ga bahas cafe 🙂

Kali ini perjalanan cafe saya ke WTC Surabaya, awalnya saya lagi merencanakan ke WTC Surabaya yang berada di Jl. Pemuda samping Delta Plaza Surabaya ini untuk mencuci helm di tempat pencucian, ehhh ternyata sudah tutup dan tidak buka kembali.

Daripada sudah jauh-jauh kesini dan parkir ternyata tidak mendapatkan apa-apa maka berniatlah untuk jalan-jalan sambil cari tempat cozy yang santai untuk browsing-browsing. Ketemulah Cafe Flexi di WTC Surabaya ini yang berposisi di lantai bawah dekat lobby WTC Surabaya. SUasana cenderung agak nuansa merah akibat efek kursi, lampu yang cenderug kemerahan warnanya.

Di Cafe ini saya juga mencoba Paket Hemat, wah cocok neh untuk muda gaul seperti saya ini :p Paket Hemat ! Cuman Rp.12.000 saya sudah bisa mendapatkan Nasi Rawon + Es Teh, lumayan lah porsi juga cukupan. Dari sisi rasa cukupan lah Rawon nya, prosi juga Ok, ga rugi lah kalau nongkrong sambil makan disini. Apalagi juga ada WIFI dan meeting room. Cocok untuk hangout kumpul-kumpul atau meeting. Foto capture saya ambil dengan kamera seadanya Android Galaxy Mini saya.

Batik Tuban

Batik Tuban

Hi Ericovamili, kali ini saya berbagi cerita mengenai petualangan singkat saya ke desa pengrajin batik tulis di Tuban. Ya posisi saya di Desa Kerek Tuban. Kebetulan saya kesini karena teman-teman Lions Club ingin berkunjung untuk membeli oleh-oleh Batik Tuban sehabis berbagi amal pengobatan gratis di Klenteng Kwan Sing Bio dengan 1400an orang peserta pasien.

Ciri khas yang menjadi pembeda antara batik tulis di Tuban dengan batik tulis yang lain adalah pada cara pewarnaan yang tidak sama dan ditandai dengan sirip yang menjadi khas batik Tuban. Cara membedakan harga batik satu dengan batik yang lain adalah dengan membedakan zat warna dan tingkat kesulitan pengerjaan batik tersebut.

Setelah dengan pengamatan singkat, ukuran di tiap sentra toko batik disini tidak sama, kebetulan tempat saya berkunjung ini di Toko Batik Warna Jaya yang beralamatkan di Jl. Raya Jaro Rejo menggunakan ukuran panjang 2meter dan lebar 1,2 meter. Disini batik dibuat sendiri, terlihat pada blog saya Ericova ini proses pencantingan (penggambaran) batik.

Membuat batik memang tidak semudah berbicara, berdasarkan wawancara saya dengan mbak yang sedang mencanting, proses mencanting memakan waktu 1 hari untuk membuat pola. Untuk pewarnaan bisa sampai 2-3 kali proses celup untuk mendapatan hasil yang pas, sehingga total selesai pengerkaan batik memakan waktu 1 minggu untuk 1 batik yang dibuat 1 orang.

Okay, cukup sampai sekian cerita sharing saya mengenai Batik Tuban. Salam Ericovamili 🙂

Pengalaman Melantjong Petjinan Kanak-Kanak

Pengalaman Melantjong Petjinan Kanak-Kanak

Yuhuu Ericovamili !! 😀 kembali lagi dengan berbagi pengalaman saya dengan teman-teman komunitas Jejak Petjinan. Kali ini topik Melancong Pecinan dengan tema Melantjong Petjinan Kanak-Kanak dimana pesertanya adalah dominasi anak-anak kecil. Peserta kali ini mayoritas berasal dari YCCLC (Yong Cun Chinesse Cultural Language Center) yang berada di Araya Surabaya. Bertepatan dengan hari Kamis 7 Juli 2011 saya bertugas untuk menjadi dokumentasi dari acara kali ini berangkat langsung menemani perjalan dari Araya tempat YCCLC Surabaya.

Rute Pelantjongan kali ini menuju :

  1. Klenteng Hong Tiek Hien, yang berada di Jl. Dukuh Surabaya (dekat Kya-Kya Kembang Jepun).

     

    Pada klenteng ini merupakan satu-satunya klenteng yang budaya memainkan wayang Potehi masih ada. Apaan sih wayang potehi itu? Yuk saya berbagi cerita tentang potehi ini 🙂

    Potehi berasal dari kata Pou (kain), Te (Kantong), dan Hi (wayang). Jadi Wayang Potehi adalah wayang yang terbuat dari boneka kain. Sang dalang akan memasukan tangan mereka ke dalam kain tersebut dan memainkannya layaknya wayang jenis lain. Kesenian ini sudah berumur sekitar 3000-an tahun dan berasal dari China.

     

     

    Pihak klenteng menyambut baik sekali dengan acara edukasi bermain dan belajar akan sejarah wayang potehi, anak-anak bermain dan membuat wayang potehi dari bahan-bahan yang sudah disiapkan oleh rekan-rekan Jejak Petjinan. Membuat Lu Ya (Macan) boneka, dimana anak-anak membuat mata dan menghias badan macan dengan spidol, wooww semua anak-anak memainkan boneka yang dikreasikan dan mendapatkan doorprize untuk kreasi wayang potehi yang dibuat yippiii 😀

     

     

    Meburut dalang yang memainkan saya bertanya pada dalang kenapa kok wayang dibiarkan tidak di cuci dan kotor? Menurut dalang yang memainkan, wayang potehi tidak boleh dicuci entahlah mengapa sudah tradisi dari jaman dahulu kala untuk tidak dicuci.

     

     

    Klenteng Hong Tiek Hien ini termasuk klenteng yag sudah berdiri lama dan sudah berbaur dengan warga. Warga sekitar juga turut membantu jika ada kegiatan-kegiatan yang diadakan di klenteng ini. Klenteng ini dipisahkan oleh gang sehingga ada sisi kiri dan kanan dari klenteng, pertengahan sisi ini menghubungkan jalan raya Dukuh dengan gang warga Dukuh. Inilah kulturalisasi budaya Tionghoa dengan rakyat Indonesia berjalan dengan baik. Semoga di tempat lain juga toleransi beragama berjalan dengan baik di tempat lain juga 🙂

     

     

  2. Pabrik Mie & Misua Marga Mulia, yang berada di Jl. Pesapen Kali 23 Surabaya (dekat Jl. Rajawali dan Jembatan Merah).

    Perjalanan berlanjut ke pabrik mi dan misua, Disini saya dan teman-teman Jejak Petjinan dan rombongan anak-anak bermain dan belajar ke pabrik Misua. Misua bentuknya seperti Mi namun lebih tipis. Misua adalah sejenis mie tipis yang terbuat dari Tepung sagu (Terigu). Asalnya dari Fujian, China. Misua lebih lembut dan lebih mudah dicerna, berbeda dengan Mihun/Bihun yang terbuat dari tepung beras, dan Soun/Su Un yang terbuat dari tepung sagu (biasa dipakai untuk sajian bakso). Dalam budaya Tionghoa, misua melambangkan umur panjang, makanan tradisional yang disajikan sewaktu ulang tahun dan sering dimasak pada perayaan-perayaan tertentu.

    Di Pabrik Misua Marga Mulya kami disambut baik oleh Pak Subianto pemilik dari Pabrik ini, keluarga yang ramah dan kami pun senang disambut dengan baik disini 🙂 Anak-anak dapat belajar proses bagaiman mi dan misua dibuat. Dari pengolahan pertama hingga penjemuraan mi dan packing yang sudah biasa dilihat di supermarket. Kebetulan anak dari Pak Subianto ini lagi ulang tahun, tambah seru lagi dengan nyanyi ulang tahun bersama dan pemberian kado dari rekan-rekan Jejak Petjinan pada Amei.

    Setelah pembelajaran mengenai cara pembuatan misua dan mi berakhir dilanjutkan dengan makan siang mi dan misua bersama untuk menikmati sajian hidangan lezat yang dibuat oleh Istri Pak Subianto. Yahuuddd berbagai macam kreasi misua diciptakan (secara pribadi saya lebih suka misua daripada mi :p) adalagi misua kering yang dicampur dengan bumbu BBQ sehingga anak-anak senang, rasa sensasi waktu makan seperti makan krupuk / snack menjadi rebutan anak-anak 😀

Okai sampai sekian berbagi pengalaman saya dengan rekan-rekana Jejak Petjinan dalam acara Melantjong Petjinan Kanak-Kanan bersama YCCLC. Nantikan pengalaman selanjutnya. Ow iya tanggal 23-24 Juli 2011 ini kami dari Jejak Petjinan mengadakan Melantjong Petjinan Madura, untuk pendaftaran dan detil acara bisa ke facebook Jejak Petjinan atau bisa kontak saya melalui email eric.tranggono@ericova.com nanti akan saya teruskan ke bagian pendaftaran untuk menindaklanjuti acara ini. Salam tur wisata 😀

Pengalaman di XXI Premiere Grand City

Pengalaman di XXI Premiere Grand City

Yuhuuu Ericovamili..kali ini saya review pengalaman saya nonton bioskop di Cinema XXI Premiere di Grand City Surabaya :D.

Perjalanan kali ini langka sekali karena jarang dan ini baru pertama kalinya nonton di Cinema XXI Premiere Grand City Surabaya. Berawal bersama seorang rekan baik saya untuk mengajak nonton di sana. Alhasil tiketpun terbeli, kalau di XXI biasa, film yang dimainkan banyak tapi kalau di Premiere ini hanya 1 film yang diputar. 1 Tiket kebetulan saya di hari biasa (senin) Rp.50.000. Tiket yang anda belipun dikemas secara eksklusif dengan amplop seperti penerbangan berbalut warna perak abu-abu.

Begitu masuk Premiere pastinya akan di tawari untuk membeli makanan ini itu, akhirnya luluh lah sudah untuk membeli makanan sebagai camilan di dalam sampai minuman. Kesan memang terasa sekali ekslusifnya terasa banget kok. Ada harga ada rupa 😀

Setelah masuk di ruang nonton untuk dipilihkan tempat duduk sesuai dengan tiket yang dibeli, Mba Petugas dari Premiere ini akan menemani kita sampai di lokasi duduk dan akan membrifieng cara penggunaan kursi untuk duduk. Memang wooww kursinya, bisa di tekuk sesuai selera dan santai. Terdapat blanket (selimut) juga untuk menemani kedinginan :p hehehe

Kalau di Cinema XXI biasa tentunya biasa saja, kerasa kok bedanya guys..Kemudian selain kursi yang besar juag disamping kursi ada meja untuk meletakan makanan yang dihidangkan. Untuk dari sisi kualitas suara dan gambar saya rasa tidak jauh beda dengan yang standard, Dolby dan DTS kerasa kok sama seperti di Cinema XXI Standard, namun gambar video yang ditayang lebih bersih kok. Suara terlihat jelas mungkin karena kapasitas orang yang tidak terlalu banyak. Lalu petugas yang berjaga di pojok depan untuk standby jika teman-teman ingin memesan makanan atau minuman.

Ok mungkin sekian dulu curhat dari saya mengenai pengelaman di XXI Premiere Grand City. Selamat menonton 😀

Perpanjang SIM di SIM Corner Sidoarjo

Perpanjang SIM di SIM Corner Sidoarjo

image

image

Haduhhh gawatt! SIM A saya lupa perpanjang gara-gara banyak aktivitas.

Bingung antri Di Kantor Polisi? Sudah gak jaman teman. Jika Ericovamili di Sidoarjo tidak perlu antri di Polres Sidoarjo, cukup datang ke Suncity Mall Sidoarjo yang terletak di Jl. Pahlawan Sidoarjo.

Masuk ke Suncity Mall dan naik lanfsung ke lantai 3 disana ada counter untuk SIM Corner pengurusan SIM kendaraan teman-teman.

Prosesnya hanya 5 menit saja kok g lama. Jadi prosedurnya datang untuk registrasi dan cek kesehatan, kemudian dilanjutkan pemindaian sidik jari, tanda tangan, dan foto. Sudah cuman gitu aja kok.

Biaya yang Eric keluarkan :
– Cek Kesehatan Rp. 50.000
– Perpanjang SIM A Rp. 80.000
– Parkir Suncity motor Rp. 1.000
Jadi total Rp.131.000 hehe

Smoga Ericovamili ada pandangan dan tidak gukguk kalau perpanjangan SIM hehe

Terima Kasih Pak Polisi Sidoarjo, dengan adanya SIM Corner di Suncity mempermudah masyarakat untuk mengurus SIM 🙂

Review Lamun Music Jazz Pop

Review Lamun Music Jazz Pop

Yuhuu Ericovamili, pencinta Music Jazz kali ini saya mereview music yah boleh saya katakan seperti music jazz namun sudah memiliki unsur techno pop yang sudah di aransemen dengan alunan music jazz. Kalau teman-teman ericovamili standby di Facebook mungkin ada yang menerima re-wall/re-shout dari link download music seperti music jazz ini.

Kalau ingin mendownload secara langsung bisa lewat http://www.4shared.com/audio/SaGd9xn4/LAMUN.html nantinya akan menerima file yang bernama Lamun.mp3 dengan time hanya 1 Menit 33 Detik. Alunan irama jazz pop yang tampil beda dengan music jazz biasa yang biasa kita dengar ini di aransemen oleh Andri sebagai Keyboard sekaligus Sentytizer dan Vicky sebagai Bass dan Guitar yang asli karya anak bangsa. Silakan download alunan music Jazz pop ini untuk anda nikmati dan sebagai inspirasi berkarya music jazz dengan aransemen jazz pop seperti lamun ini.

Ngafe di Café Sampoerna

Ngafe di Café Sampoerna

  
Hi Ericovamili ! ehmm kuliner saya kali ini di Café Sampoerna bertempat di Museum Sampoerna, habis mengikuti tur rute pendek melintasi kawasan kampong cina dan kampong arab di Surabaya dan narsis-narsisan, terpikir untuk mampir ke Café Sampoerna. Posisi Café ini ada di sebelah kanan dari tempat Museum, dan tepat di sisi dari ruangan registrasi tur.

 Menu yang saya pilih :



  • BBQ Beef Soup Rp. 25.000
  • Beef Lasagna RP. 40.000
  • Mix Juice Rp. 20.000
  • Vanilla Milks Rp. 20.000



Suasana nya nikmat yahuud untuk tempat meeting, ngobrol-ngobrol, dan macam-macam. Meskipun siang hari suasana sejuk. Dekorasi pada dinding menggunakan asesoris jadoel punya seperti pigora jama dahulu, jam jaman dahulu kala.

Ow ya kawan, disini terdapat biaya Tax dan Service charge jadi jangan kaget kalau ada yang namanya service charge dalam biaya total yang anda bayarkan.

Alamat : Taman Sampoerna 6 Surabaya
Telpon : 031-3539000