Kembali ke PDA

Kembali ke PDA

Tahun 2009 ini smart phone dikuasai sama yang namanya blackberry, model serupa dengan PDA Phone dengan keunggullan yang di support oleh provider telekomunikasi seperti halnya Xl, Indosat dan Telkomsel.Dengan adanya dukungan dari pihak proider seperti itu membantu blackberry semakin maju dan gencar promosi, bahkan bank-bank juga menawarkan cicilan dengan bunga rendah untuk gadget blackberry.


Dulu blackberry tidak senge-tren begini, blackberry yang dibuat oleh vendor RIM (pembuat blackberry) hanyalah seperti halnya PDA Palm,namun semenjak blackberry memunculkan seri Bold,Storm,Javelin yang terkenal dengan trackballnya (seperti mouse) yang memudahkan navigasi pointer blackberry. Pada seri blackberry lama masih menggunakan keypad seperti handphone pada umumnya namun berukuran besar.

Meranjaknya naik daun si blackberry mengakibatkan saya juga tertarik utnuk membeli gadget yang juga di tren kan oleh presiden Amerika Barrack Obrama eh Barack Obama hwhwhw

Tetapi mikir-mikir lagi neh sebelum membeli. Di handphone Nokia 6680 andalan saya saja masih irit-irit buat pulsa, apalagi pake push mail segala huahahahaha bayare pek larang hahaha lagian menggunakan blackberry perlu biaya berlangganan pada provider. Memang sih enak banget tiap hari bisa cek mail penting-penting dan browsing-browsing. Dimana email yang masuk langsung masuk inbox seperti terima sms biasa. Dan email yang masuk dikompres dan blackberry support anti spam mail. menghemat quota internet.

Terbesit juga untuk membeli PDA, tapi pikir–pikir lagi,buaaaat aapaaaa yaaa?dah punya gadget banya di rumah, sony ericsson T310 ponsel model kotak sabun *bukan buat nyabun low y* , samsung E310 clamshell, dan PDA Thera nganggur. Nah daripada di buat nganggur PDA nya, akhirnya saya setting kembali agar menyerupai blackberry hohoho sebenarnya layaknya PDA biasa yang mengecek email dan chatting juga bisa. Tapi kan daripada nih tangan nganggur n pengen barang gede kayak blackberry ya dipake aja nih PDA thera hehehe

Rencana sih mau ganti provider dari Fren ke Bintang Satu atau Star One yang koneksi Internetnya murah.Fren yang koneksinya mahal banget, buka Internet Banking BCA meskipun wush wush tapi bayarnya boookkk…Trus juga neh PDA ga terlalu dipake sering buat telpon cuman untuk internet cek duit, email, sama chating seperlunya hehehe

Yah seperti juga blackberry, daripada g punya blackberry, hemat pula untuk pulsanya hahaha. Perlu juga teman-teman perhatikan untuk dukungan aplikasi yang tertanam di setiap gadget antara PDA Pocket PC/Palm dengan Blackberry, kebanyakan lebih banyak di PPC/Palm karena ada yang tidak berbayar alias freeware dan berbayar, sedangkan blackberry mayoritas keseluruhanya berbayar dan susah dicari menurut saya. Semoga menjadi inspirasi teman-teman skalian ^^