Computer Mega Expo Mbois

Computer Mega Expo Mbois


Kebetulan saya jalan-jalan ke malang arus menuju pulang ke sidoarjo kota lumpur –“, ketika di point-point tertentu seperti daerah dienk terlihat baliho yang cukup besar untuk pameran komputer, Computer Mega Expo. Yang menarik perhatian adalah kata yang terdapat di baliho itu yaitu “MBOIS”. kenapa kok dipakai kata-kata MBOIS??

Menurut fakta yang saya tahu, kata Mbois mengartikan sesuatu yang keren. Mbois menjadi bahasa gaul bagi remaja di daerah malang dan blitar menurut rekan saya yang asli blitar dan pernah tinggal lama di malang.

Jadi untuk pembaca blog saya dapat mampir ke pameran komputer di Malang “Computer Mega Expo 2” yang bertempat di Plaza Dieng, jalan raya langsep sampai dengan tanggal 10 Juni 2010.

Dapatkan diskon dan bonus yang mega-megol harganya, begitu kata iklan yang terpampang. Silakan memilih barang IT idaman anda kawan.

Jalan-Jalan Ke Toko Oen Malang

Jalan-Jalan Ke Toko Oen Malang




Hi Ericovamili kali ini perjalanan saya menuju sebuh tempat wisata jujukan para turis dan andalan kota bunga (Malang), Toko Oen. Toko yang terletak di posisi strategis Jl. Jendral Basuki Rahmat 5 Malang ini selalu dipadati oleh turis baik local maupun mancanegara yang penasaran dengan bangunan asli jaman Belanda. Bangunan khas kolonial jaman Belanda masih terasa dan terawat disini.Meja dan kursi khas jaman Belanda juga masih digunakan, Saya jadi ingat rumah emak saya yang di sidoarjo juga menggunakan kursi berjenis kayu model kuno seperti Zangrandi es cream yang ada di Surabaya kota Pahlawan.

Sambutan ucapan dengan bahasa Belanda “Welkom in Malang. Toko Oen Die Sinds 1930 Aande. Gasten Gezelligheid Geeft. yang mengindikasikan sebagai tempat oleh-oleh khas masa Belanda masih di Indonesia. Toko Oen menyediakan menu utamanya seperti steak,cake,ice cream,home made bakery yang dibuat sendiri secara turun temurun dari warisan leluhur di kala itu. Di tempat ini jajaran kue-kue kering di pajang di toples2 besar agar pengunjung dapat melihat dan memilih yang dikehendaki. Sayang sekali karena waktu yang membatasi, saya tidak bisa mencicipi steak yang menjadi menu andalan di tempat ini, hanya membawa oleh-oleh cookies yang dibuat oleh Toko Oen.