Infrared MA 620 Di Windows 7

Haduh haduh ternyata infrared dari Mobile Action MA620 tidak jalan di windows 7 ! sudah dicoba diakali dengan teknik compability dengan versi windows sebelumnya masih tidak dapat berjalan meskipun sudah restart secara otomatis dari drivernya. Searching di Google pun tidak ketemu untuk MA 620. Kroscek ke website Mobile Action juga sudah tidak didukung kembali.. Padahal mau sinkron PDA Thera Audiovox 2032 lama saya dengan windows 7 apakah berjalan atau tidak. Saya tidak menggunakan kabel data/cradle karena memang dulu saat membli tidak disertakan dalam paket pembelian saya. Sayang sekali memang. Adakah rekan-rekan yang berhasil menggunakan Infrared MA 620 di Windows Vista/7 ? Adakah yang menjual kabel data / cradle Thera ? :)

Pengalaman SPC 1000 Boss Part 2


Berlanjut ke postingan saya sebelumnya Review SPC Boss 1000, yang biarpun mungkin agak terlambat memberikan pengalaman saya setidaknya teman-teman Ericovamili punya pengalaman baru :p. Ok saya mulai dari saya melakukan postingan dengan mengetik panjang melalui Opera Mini di Java, panjang karakter untuk menulis apapun di java maksimal hanya 5524 karakter, jadi ketika saya menulis blog hanya dibatasi sampai sebatas itu saja.

PC Suite di SPC ini juga memegang peranan penting bagi handphone merah SPC 1000 Boss saya yang masih awet hingga sekarang ini. PC Suite sebelumnya di setting dulu di COM port nya, cara mengetahui COM port pada windows dengan melihat device manager dan cek pada bagian COM, lihat device hp 6182 menggunakan port brapa. Ubah settingan di PC Suite menuju port yang digunakan. Pada SPC PC Suite, sms dan kontak bs d baca dengan baik meskipun tidak secanggih nokia, namun overall bagus lah. Untuk sms juga demikian,yang terlihat hanyakah nomer-nomernya saja jika tidak melakukan update download kontak terlebih dahulu. Yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh pc suitenya seperti images dan melodi menu. Kemungkinan karena ini pc suite untuk handphone cina lawas sehingga tidak terlalu mendukung handphone berjenis baru.

Sayangnya di phonebook PC Suite saya lakukan ekspor dari PC Suite Nokia dengan format csv kemudian di import dari PC Suite SPC ini tidak bisa dibaca dengan baik.sayang sekali. Kontak phonebook SPC PC Suite juga dapat men-sinkronkan diri dengan data kontak pada outlook. Jadi sampai saat ini saya masih melakukan transfer kontak dari Nokia via bluetooth secara manual tidak dapat langsung ekspor via PC Suite. Adakah rekan2 yang berhasil dalam PC Suite SPC ini?silakan berbagi juga :)

Lanjut ke sms, mengetik sms hanya sampai lembar ke 8 saja. Dan dalam mengetik sms sama sekali tidak terjadi jeda lambat untuk pengetikan seperti halnya di Nokia 6680 saya yang kalau sudah 3 lembar mulai lambat sekali mengetiknya sedang Di SPC 1000 Boss ini lancar jaya J . Cara sms ini membantu saya mencoba untuk melanjutkan penulisan blog saya melalui sms kemudian saya menggunakan PC Suite dari SPC ini. Kemudian manual saya kopi hasil tulisan saya melalui sms dan di paste dari PC Suite menuju postingan saya.


Artikel yang terkait :

Review SPC Boss 1000

Petualangan mencari handphone baru setelah survei kesana kemari dan mencoba milik teman dari Samsung C6225 (Valencia), SPC Boss 1000, Titan seri yang menyerupai Nokia E71, serta beberapa handphone yang dipamerkan di stan WTC Surabaya demi perjuangan mencari handphone.

Didukung dengan iklan dari SPC (www.spc-mobile.com) yang terdapat di Jawapos mengenai pameran di Delta Surabaya tambah mendung aksi saya untuk hunting ini hp.
Awalnya saya berniat tukar tambah dengan handphone sony ericson T300 (joistik lecet), Samsung E310 (kondisi baterai hamil), PDA Thera Audiovox. Yang setelah saya tawarkan untuk program tukar tambah dari SPC semuanya tidak laku T_T”

Mau tidak mau saya tidak menukar tambah handphone karena tidak laku di pasaran akhirnya niat membeli pun mau tidak mau dilaksanakan mengingat SPG-SPG cantik dan imut yang menawarkan dengan senyuman manis dan mautnya membuat saya tergoda untuk membeli.

Jatuhlah posisi pada SPC Boss 1000 Red Edition yang merupakan upgrade dari SPC 1000 Black Edition.
Terlihat dari perbedaanya yaitu casing cover metal belakang yang telah terdapat lubang USB. Aplikasi java yang terinterasi dengan telkomsel karena edisi saya bundling dengan telkomsel, Ringtone SMS yang dapat diganti, firmware yang baru.


Handphone yang memiliki tampilan fisik dengan E71 hanya beda di ukuranya ini yang agak mini
Spesifikasi yang membuat saya memilih ini karena (kelebihan):
* Qwerty (jaman sekarang menggunakan qwerty)
* Wifi (bisa digunakan opera mini dan ebuddy serta aplikasi java menggunakan wifi sehingga tidak perlu bawa laptop)
* Dual GSM On
* TV tuner (simple karena tidak perlu membawa tivi kemana-mana :p dan juga bersih saat saya gunakan di Surabaya mendapatkan chanel-chanel yang tidak saya dapatkan di tivi biasa seperti keroncongan ,dan chanel lainnya)
* Radio FM (tanpa headset untuk dengerin)
* Bonus Memory TFlash/Micro SD 2 GB
* Tidak di lock oleh telkomsel
* Ada kamera depan dan belakang yang dapat digunakan webcam
* Bisa menjadi flashdisk ketika ditancapkan komputer
* Bisa menggunakan PC Suite untuk mengatur kontak dan sms
* pada keypad terdapat shortcut-shorcut yang sering digunakan
* 2 baterai (yang dapat diganti dengan baterai Nokia BL5)
* Bluetooth (support headset bluetooth)
* Tampilan menipu karena sangat mirip dengan Nokia E71
* Java dapat di minimize
* Dapat di trasnfer Vcard dari Nokia
* Motion shake (berpindah tampilan atau apa yang dikehendaki ketika handphone di goyang)
* Suara jernih
* Flash dan cermin pada kamera

Kekurangan :
* Tidak support kondom/rubber/silicone karena tidak pas dengan E71 (susah carinya)
* Keypad keras
* Tidak multitasking
* Tidak support AVI
* MP4 patah-patah tergantung tingkat kompresi yang dilakukan
* Jack 2,5 mm
* Maksimum dikirimi vcard (kontak dari nokia misalnya) hanya ditrima maximum 6,jika dipaksa tetap saja failed.

Ketika membeli SPC Boss 1000 Red Edition maka didapatkan :
* 1 Buah Handphone SPC (pastinya jangan sampai dapat batu)
* 1 Buah Charger (support atau dapat diganti dengan charger Nokia Colokan Kecil)
* 2 Buah baterai
* 1 buah Headset
* 1 Buah kabel data
* 1 Buah buku manual
* 1 Buah perdana Simpati (pulsa Rp.5000 dan akses GRPS gratis 5 Mb)

Semua analisa saya lakukan dengan keadaan sadar, tidak mabuk dan tidak gila serta menggunakan pengalaman saya dalam menggunakan Red SPC saya.

Notes : gambar 1 diambil dari KapanLagi

Artikel yang terkait :

Kembali ke PDA

Tahun 2009 ini smart phone dikuasai sama yang namanya blackberry, model serupa dengan PDA Phone dengan keunggullan yang di support oleh provider telekomunikasi seperti halnya Xl, Indosat dan Telkomsel.Dengan adanya dukungan dari pihak proider seperti itu membantu blackberry semakin maju dan gencar promosi, bahkan bank-bank juga menawarkan cicilan dengan bunga rendah untuk gadget blackberry.


Dulu blackberry tidak senge-tren begini, blackberry yang dibuat oleh vendor RIM (pembuat blackberry) hanyalah seperti halnya PDA Palm,namun semenjak blackberry memunculkan seri Bold,Storm,Javelin yang terkenal dengan trackballnya (seperti mouse) yang memudahkan navigasi pointer blackberry. Pada seri blackberry lama masih menggunakan keypad seperti handphone pada umumnya namun berukuran besar.

Meranjaknya naik daun si blackberry mengakibatkan saya juga tertarik utnuk membeli gadget yang juga di tren kan oleh presiden Amerika Barrack Obrama eh Barack Obama hwhwhw

Tetapi mikir-mikir lagi neh sebelum membeli. Di handphone Nokia 6680 andalan saya saja masih irit-irit buat pulsa, apalagi pake push mail segala huahahahaha bayare pek larang hahaha lagian menggunakan blackberry perlu biaya berlangganan pada provider. Memang sih enak banget tiap hari bisa cek mail penting-penting dan browsing-browsing. Dimana email yang masuk langsung masuk inbox seperti terima sms biasa. Dan email yang masuk dikompres dan blackberry support anti spam mail. menghemat quota internet.

Terbesit juga untuk membeli PDA, tapi pikir–pikir lagi,buaaaat aapaaaa yaaa?dah punya gadget banya di rumah, sony ericsson T310 ponsel model kotak sabun *bukan buat nyabun low y* , samsung E310 clamshell, dan PDA Thera nganggur. Nah daripada di buat nganggur PDA nya, akhirnya saya setting kembali agar menyerupai blackberry hohoho sebenarnya layaknya PDA biasa yang mengecek email dan chatting juga bisa. Tapi kan daripada nih tangan nganggur n pengen barang gede kayak blackberry ya dipake aja nih PDA thera hehehe

Rencana sih mau ganti provider dari Fren ke Bintang Satu atau Star One yang koneksi Internetnya murah.Fren yang koneksinya mahal banget, buka Internet Banking BCA meskipun wush wush tapi bayarnya boookkk…Trus juga neh PDA ga terlalu dipake sering buat telpon cuman untuk internet cek duit, email, sama chating seperlunya hehehe

Yah seperti juga blackberry, daripada g punya blackberry, hemat pula untuk pulsanya hahaha. Perlu juga teman-teman perhatikan untuk dukungan aplikasi yang tertanam di setiap gadget antara PDA Pocket PC/Palm dengan Blackberry, kebanyakan lebih banyak di PPC/Palm karena ada yang tidak berbayar alias freeware dan berbayar, sedangkan blackberry mayoritas keseluruhanya berbayar dan susah dicari menurut saya. Semoga menjadi inspirasi teman-teman skalian ^^

XL menipu lagi

pada tanggal 20 september 2008 sekitar pukul 8 pagi saya ingin mengubah menu saya dari 878 yang awalnya sms sepuasnya ke nelpon semaumu.pada saat cek ke pilihan 1 yaitu cek jenis layanan yang digunakan,pesanya eror.akhirnya berhubung saya sedang butuh dan penting saya mengubah ke menu layanan nelpon semaumu yang free dari jam 00.00-17.00.konfirmasi dr xl pun datang yang menunjukan terima kasih saya telah mengaktifkan nelpon semaumu.

begitu saya mencoba telpon sekitar 1 menitan lebih ke sesama xl.pulsa saya sudah terpotong sekitar 4800an!!!belum lagi 1000 yang dipotong untuk perpindahan layanan!jadi total yang dipotong sekitar 5000an lebih.dan pulsa yang saya miliki langsung habis tersisa 500an rupiah.

Ini apa2an sistem layanan dari xl?apakah anda senang merugikan konsumen?saya percaya kepada anda sebagai operator telekomunikasi yang saya pakai.tapi mengapa anda mengecewakan saya?saya sudah berulang kali dirugikan.mau tidak mau saya tetap isi pulsa meskipun anda rugikan.belom lagi sinyal sering menghilang tanpa jelas,handphone sudah dimatikan tetap saja sinyal tidak ada.isi pulsa juga sering trouble.

XL Makin Payah

Pada tanggal 12 Agustus 2008 pukul14:16 saya mendaftarkan Xl saya untuk 125 sms. Saya sudah mendapatkan 2 sms konfirmasi dari Xl yang berarti bahwa sms saya 125 telah aktif. Namun saya gunakan sms ke operator lain ternyata bayar!

Mau telpon ke operatorpun bayar.Xl makin lama makin maju dengan promo-promonya tapi kirang dapat dipercaya. Mana bicara dengan operator aja byaar,pdhl itu kan fasilitas pelanggan bila terjadi sesuatu. Bicara dengan operatorpun paling-paling hanya di ” pingpong” dan ujung-ujungnya tunggu beberapa hari lagi. Kenapa harus tunggu beberapa hari lagi?itu sama saja dengan penipu dan pembodohan ! Keburur pulsa habis dan tidak dapat digunakan sms,dan juga tunggu beberapa hari lagi trus kapan saya smsnya???!!!

NB: maaf saya tidak memojokan pihak Xl namun saya sering dikecewakan Xl dan mudah-mudahan dengan adanya komplain yang membangun dapat menjadi pedoman bagi Xl agar memajukan kualitasnya.

Rayuan Gombal Tapi Lucu

Co:kamu suka sepakbola y?
ce:??
co: baru saja kamu menendang gol di gawang hatiku.
ce:@_@

co:kamu tukang bunga y?
ce??kok bisa??
co:km baru aja naburin bunga yang wangi di hatiku

co:ikan hiu makan permen..i loph u men..
ce : ikan hiu isep cerutu..i loph u too..

co:papa kamu tukang ojek?
ce:??
co:andaikata q dikasih kerja,q pilih jadi tempat penitipan hati.td pa2 u ngaterin titipan hatimu buat hatiku.
ce:@_@

Xl 600 Sepuasnya

Xl dengan gembor-gembornya mempromosikan tarif telp sepuasnya hanya dengan Rp600 saja.
Perang tarif antara IM3 dengan Xl klihatan sekali dengan tarif 0,0000….1 dengan tujuan memindahkan konsumen dari operator lain agar menggunakan Xl juga.

Seperti Xl mengeluarkan iklan kawin dengan monyet dan kambing, sedangkan IM3 dengan iklan pantai yang keluar batu bertuliskan perubahan tarif ke 0,000..1

Memang sekilas kita sangat tertarik sekali ingin menggunakan tarif-tarif seperti itu.
Namun sangat disayangkan Xl(karena saya menggunakannya) setiap menit ke 59 sekian detik selalu putus,sehingga saya harus melakukan panggilan kembali..berarti kalikan saja dengan berapa kali saya putus.
Apakah ini strategi Xl agar tidak rugi dengan mendiskonek otomatis setiap 59 menit agar konsumen tidak menggunakan sampai sepuasnya?
Saya sendiri telah mencoba dengan 4 nomer yang lain dan hasilnya tetap sama saja.

Apakah ini yang namnya kepuasan pelanggan?berulang kali kejadian ini berlangsung dan yang saya dapat malah bukan kepuasan lagi..