Wednesday, February 3, 2010
Gathering Matanesia
Labels: Acara, Event, Experience, Fotografi, Matanesia
Posted by Ericova at 2:39 AM 4 comments
Sunday, January 17, 2010
Madura One Day Tour with INJIE.COM
yah inilah waktu yang ditunggu saya, pecinta kuliner, traveller, fotografer,pembaca setia INIJIE.COM terutama. 17 Januari 2010 merupakan momen besar bagi saya dapat berkenalan dengan orang-orang hebat yang memberi inspirasi, teman, pengalaman sesuai dengan tema blog saya "share our opinion and experience" :D
Ide yang bagus di konsepkan oleh rekan Blogger Kuliner Jie (www.inijie.com) yang mana bersabda setelah memenangkan kontes Pesta Blogger versi Kuliner (saya salah satu voternya hahaha :p) dengan membuat ide tour bersama "Madura One Day Tour - with INJIE.COM" namun saya juga lebih setuju mengusung judul "Trip to Madura with INIJIE.COM" kenapa? ya karena ini merupakan petualangan hidup bersama orang dari berbagai satu arah dan misi hunting :)
Berangkat dengan fasilitas BUS AC yang katanya dingin dan memang membuat saya kedinginan, snack, ticket entrance wisata di Madura, dan yang menonjol adalah adanya EO (event organizer) karena jarang sekali ada EO yang spesialis tour wisata.
Melewati Jembatan Suramadu yang menjadi ikon jembatan terpanjang di dunia yang megah terpanjang di ASEAN, rute / route pertama yang menjadi jujukan adalah Pantai Lombang (3 jam dari jembatan Suramadu) karena letakan yang pucukan/pojokan dari Madura. Keindahan dari pantai ini terbayarkan dengan huntingan foto-foto yang mantabs abiieezz..

Rute kedua menuju Rumah Makan 17 Agustus menjadi jujukan kuliner, yang awalnya saya ingin mencoba sop kaldu karena belom pernah mencoba sop kaldu, yang ternyata ada salah paham dengan pemilik sehingga alhasil makan rawon. Namun yang menarik dari rawon madura dengan rawon di jawa yakni warna nya berbeda yaitu warna kuning, saya pikir ini apa pada awalnya. Tak lupa juga membawa oleh-oleh rengginang yang menjadi ciri khas oleh-oleh madura dari sisi kuliner.


Rute ketiga dilanjutkan dengan ke Museum Madura / Kraton Madura. Bekas-bekas peninggalan sejarah keragaman budaya Madura tersimpan disini, dari dokar yang sampai saat ini masih digunakan Bupati Madura. Kraton ini dibangun pada abad 18 (saya belum lahir) :p. Meskipun di Museum objek spot / POI (point of interest) dapat diambil dengan baik dan banyak momen yang dapat diambil disini.


Rute keempat yakni rute terakhir menuju Pantai Arus Balik, yang sebelumnya sebagai pengganti dari Mercusuar Sembilangan yang ditiadakan karena waktu yang tidak memungkinkan untuk hunting sunset photo. Akhirnya digantikan disini untuk mencari spot dan diadakan lomba hunting foto disini. Kebetulan saya mendapatkan objek-objek anak-anak di pinggir pantai beserta kapal-kapal nelayan yang bersandar, sehingga mendapatkan POI yang cukup unik. Dan syukur serta keberuntungan saya mendapatkan Juara Fotografi di kategori Kamera Pocket, yaah meskipun just a game karena kontes dadakan dan di dalam bis namun merupakan suatu kebanggan tersendiri karena yang menjuri adalah fotografer profesional dari Jawa Pos (mas Adi), di kategori SLR yang menjadi juara Pak Hengky yang mana hasilnya gambarnya liar biasa dan tidak terduga menjadi siluet di sunset padahal saya mencari sunset tidak mendapatkan momen sama sekali, dan yang menjadi kategori kamera digital yaitu Andre yang juga fotografer.

mungkin yang menjadi kekurangan adalah keterbatasan waktu karena jarak antar objek wisata yang dituju sangat berjauhan dan waktu habis di perjalanan, semoga rekan INIJIE.COM dapat mengadakan event serupa next timenya mengingat saya sangat menikmati acara seperti ini, jejak petualang :D
Link photo bisa juga dilihat di http://www.facebook.com/photo_search.php?oid=388029405098&view=all
Labels: Acara, Event, Experience, Kota, kuliner, madura, tour
Posted by Ericova at 10:28 PM 24 comments
Saturday, December 26, 2009
Review Sambel Pecel Kemangi
"Bumbu pecel yang berbeda dengan bumbu pecel yang ada di pasaran dan patut anda coba"
Pecel sudah bukan lagi makanan bagi kaum pedesaan namun juga sudah menjadi tujuan utama pencinta kuliner kota-kota besar. Rasa dari pecel tidak dapat dipungkiri di pengaruhi bumbu yang terdapat pada pecel itu sendiri. Bumbu pecel dibuat dengan nguleg (bahasa jawa mengaduk mencapur jadi satu dan di remas-remas dengan cara ditekan dalam wadah/layah) bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat bumbu berwarna coklat khas pecel. Hal yang lama dan membosankan dalam nguleg membuat bumbu pecel, namun jaman sekarang bumbu pecel sudah bisa dinikmati di pasar,toko,supermarket dalam kemasan yang siap diolah.
Memang bumbu pecel yang saya tahu tersedia sekarang dibagi dalam 2 kategori umum seperti asal murah namun tidak mengutamakan kualitas rasa dan yang kedua pada kualitas namun memang harga yang ditanggung agak lebih.
Digawangi sendiri oleh Aditya yang asli orang Blitar dalam peracikanya dengan bumbu-bumbu alami tidak main-main seperti kacang tuban yang dipilih kualitas baik serta gula merah blitar yang rasa nya tidak perlu diragukan lagi, bawang putih, terasi dan kompisisi lainnya yang dapat dilihat di kemasan.
.jpg)
Selera untuk bumbu pecel sudah dipertimbangkan oleh Adit dengan dibedakanya menjadi 3 rasa selera : tidak pedas, sedang dan pedas. Hebatnya lagi harga yang di bandrol cukup Rp.49.500 untuk sekilonya *dapat 4 toples berukuran 250gr, sebanding dengan kualitas yang kita dapatkan. Bumbu pecel ini tidak menggunakan bahan pengawet sama sekali. Jadi untuk penyimpanan di kulkas mampu tahan hingga 30 hari sedangkan tanpa pendingin bisa mencapai 7 hari.

Sebuah konsekuensi yang harus ditanggung dalam memuaskan pelanggan tidak hanya dari cita rasa namun juga kualitas layanan. Feedback dari pembeli sangat diutamakan oleh Adit. Dengan motto yang dipegang oleh pemilik Bumbu Pecel Kemangi ini "make enjoy the food and smile" menjadi pedoman dalam kulitas cita rasa serta layanan dalam menjamu pemesanan konsumennya.
Analisa :
- Rasa (9/10) : Berbeda dengan bumbu pecel lainnya dilihat dari sisi komposisi racikan
- Packing (9/10) : menggunkan toples yang memudahkan untuk dibuka dan penyimpanan sehingga tidak bau saat disimpan.
- Tekstur (8//10) : Lembut dan mudah saat dilarutkan dengan air.
- Pelayanan (8/10) : Memuaskan untuk pelayanan pengiriman delivery dan respon cepat.
Info : Sambel Pecel Kemangi ini sudah memasok di berbagai kota di Jawa barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra.
Untuk bisa memesan silakan langsung kontak ke:
Aditya / 08179699188
Friday, December 25, 2009
Review Mibaba Mojokerto
Perjalanan mengunjungi salah satu keluarga yang berada di mojokerto tepatnya rumah sakit Emma Mojokerto, membuat saya menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu resto yang baru saja di buka yakni Mibaba (Mie-Bakwan-Bakso).
Berlokasi di ruko di Jl. Hos Cokroaminoto 35, lokasi parkir cukup luas untuk anda yang berkunjung menggunakan motor maupun mobil.
Suasana dekor minimalis modern membuat betah disini yang bisa menjadi tempat cangkrukan dengan harga yang tidak terlampau menguras kantong, dengan budget sekitar Rp.10.000 sudah bisa memesan semangkuk mie maupun bakso.

Keunggulan di Mibaba ini adalah bakwan Bakso terbuat daging sapi asli, tanpa pengawet & pengenyal dan emang terasa daging "nyesss" begitu dimakan.
Song Mie yang saya lahap pun, mie nya terbuat dari mie produksi sendiri terbuat dari terigu serta telur dan dijamin tanpa pengawet.

Kebetulan dalam kesempatan jelajah kuliner di Mojokerto ini saya memesan Song Mie, Bakso paket hotel *paket hotel = nama menu paketnya, dan 2 es teh manis. Kocek yang dikeluarkan setelah mendapat diskon cukup Rp. 23.700

Analisa :
- Song Mi (8/10) : Tidak ada bahan pengawet dan kenyal, bumbu ok, jamur ok, sayuran ada 2 yakni sawi dan selada segar.
- Bakso Hotel (9/10) : Maknyus baksonya. Dibuat dari daging asli.
- Es Teh (8/10) : Manis cukupan, teh baru bukan teh bekas yang di pakai terus menerus (karena terasa dari aromanya)
- Suasana (7/10) : Bersih dan terang, bisa untuk bisnis maupun belajar.
- Pelayanan (7/10) : Standar resto untuk pelayanannya.
Sekedar info saja untuk anda yang berdomisili di daerah Mojokerto dan sekitarnya, mulai senin 28 Desember 2009 mendapatkan harga promo 15% *dengan syarat dan ketentuan berlaku.
Selamat Natal 2009
Selamat natal buat teman-teman semua sekaligus Ericovamili (pembaca setia ericova blog).
Natal tahun ini dengan tema menjadi agen perdamaian dan jangan takut Tuhan beserta kita :)
Natal tahun 2009 ini berlangsung indah dan semangat natal semoga ada pada anda semua sebagai agen perdamaian.
Selamat Natal semua..
Eric Priyo Tranggono
Labels: Acara, Experience, Kota, Natal
Posted by Ericova at 7:10 AM 7 comments
















